Keluhan yang teratur selama kehamilan - Kehamilan sangat membutuhkan perhatian dan berbahaya, dan banyak keluhan umumnya akan ditemui selama kehamilan, bahkan ada sebagian wanita yang merasa terbebani ketika menghadapi keluhan yang dialaminya, terutama mereka yang mengalami kehamilan pertama, dalam hal keluhan tersebut ada masih dalam kategori normal dan ada juga yang tidak.
Berikut ini adalah beberapa keluhan yang timbul selama proses kehamilan dan termasuk dalam keluhan normal, yaitu:
Keluhan Yang Teratur Selama Kehamilan
1. Mual dan muntah
Perubahan hormonal menyebabkan sekresi asam lambung yang berlebihan, terutama di pagi hari. Gejala ini dikenal dengan istilah morning sickness. Sedangkan untuk kontur wajah masih tergolong normal. Untuk mengatasi mual dan muntah, ibu hamil disarankan makan dalam jumlah sedikit, bahkan lebih sering (5-6 kali sehari). Jika baru bangun tidur disarankan untuk tidak langsung bangun dari tempat tidur, tetapi makan makanan kecil, minum air hangat, istirahat lagi selama 15 menit, lalu bangun dari tempat tidur.
2. Mengidam
Selama proses kehamilan, seorang ibu hamil sering menjumpai keinginan aneh untuk makan makanan tertentu, dan kejadian ini tidak hanya untuk makanan saja, tetapi berkali-kali diinginkan dengan bahan lain, pada beberapa kasus ada ibu hamil yang ingin makan lumpur atau debu bata. Mereka yang merasa ngidam dan ingin makan yang aneh-aneh sebaiknya berkonsultasi dengan dokter jika makan dalam jumlah sedikit bisa mengganggu kesehatan ibu dan janin.
3. Pingsan
Pingsan yang dialami ibu hamil disebabkan oleh sirkulasi darah yang buruk di daerah kepala, dan kebiasaan pingsan tersebut hilang setelah usia kehamilan mencapai 16 minggu. Untuk mengatasinya, ibu hamil bisa berkonsultasi dengan dokter, dan dokter tidak boleh ke tempat keramaian pada kehamilan pertama, dan perjalanan harus didampingi oleh seseorang.
4. Payudara hebat dan pelopor
Perubahan hormonal akan menyebabkan timbunan lemak, air dan garam di payudara dan kadang ibu payudara merasakan sakit karena ujung sarafnya terkompresi, dan ini terjadi terutama pada kehamilan pertama, untuk mengatasinya bisa memakai bra yang bisa menyangga dan menyangga.
5. Sering buang air kecil
Rahim yang lebih besar akan mendorong bagian depan perut, sehingga kandung kemih akan cepat terasa penuh.Untuk menghindari gejala yang dapat membahayakan kesehatan ibu hamil dan janin, jaga agar alat kelamin tetap bersih dan kering agar tidak keluar lecet.
6. Kesulitan buang air besar
Perubahan hormonal akan menyebabkan penurunan ketegangan otot, yang akan menghambat pergerakan usus, dan jika hal ini terjadi maka ibu hamil akan kesulitan buang air besar, untuk membantu mengatasi minuman ini 1.500 cc air putih dan jus buah, di samping itu, cukup makan pepaya dan sayur mayur. Olah raga teratur agar tubuh lebih aktif bergerak.Jika ingin minum obat pencahar, sebaiknya konsultasikan dulu ke bidan atau dokter kandungan.
7. Perubahan warna kulit.
Peningkatan pigmentasi kulit terjadi pada minggu ke-12 kehamilan, dan warna kulit menjadi lebih gelap terutama di bagian tertentu akibat perubahan hormonal, misalnya di sekitar pipi, payudara, dinding perut, dan terkadang di sekitar leher, untuk mengatasi masalah ini. Seorang wanita hamil harus menjaga kebersihan kulitnya dan berkonsultasi dengan dokter jika perlu.
8. Epulis
Epulis adalah pembengkakan pada gusi yang terjadi selama kehamilan, dan gejala tersebut biasanya muncul pada tiga bulan pertama, untuk mengatasinya sebaiknya ibu hamil berhati-hati, saat menggosok gigi gunakan sikat gigi yang lembut dan lembut agar tidak terjadi pendarahan.
9. Sakit punggung
Pada saat hamil, pinggang merasakan nyeri ini karena adanya perubahan tulang terutama pada daerah pinggang yang sepadan dengan besar kecilnya ukuran kehamilan, dan untuk mengatasinya dilarang bagi ibu hamil untuk mengangkat barang dan membungkuk dalam waktu lama, mendapatkan posisi tidur yang nyaman, posisi tubuh miring ke kiri atau kanan, dan bila Nyeri sudah hilang, konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui apakah ada kelainan pada tulang Anda
10. Varises
Varises adalah pelebaran pembuluh darah vena akibat pengaruh perubahan hormonal. Varises muncul di daerah genital luar, betis, tungkai, dan payudara, dan gejala tersebut hilang setelah melahirkan, untuk mengatasinya, usahakan untuk tidak menggantung kaki saat duduk dan jangan terlalu berdiri. Saat tidur, usahakan letakkan kaki lebih tinggi dari tubuh, ibu hamil bisa menggunakan bantal
