Bahaya cuka apel untuk wajah - Cuka sari apel (Apple Cider Vinegar) sangat terkenal bagi kalangan remaja dipercaya dapat membersihkan jerawat di wajah. Ini adalah satu dari banyaknya klaim tentang manfaat dari sari cuka apel. Padahal, ini belum tentu benar karena belum ada penelitian yang membuktikannya. Tanpa mereka sadari, cuka sari apel ternyata memiliki efek samping yang semakin menyebabkan wajah semakin memburuk jika tidak digunakan secara tepat.
Berikut risiko cuka sari apel yang harus diwaspadai:
1. Kulit kering
Cuka sari apel adalah produk fermentasi yang mengandung alkohol. Alkohol tidak dianjurkan untuk kulit kering. Karena alkohol dapat membuat kulit normal menjadi kering jika Anda menggunakannya secara berlebihan
2. Tidak efektif dalam mengatasi jerawat
Dengan diluncurkannya Program Kesehatan Sangat Baik, tidak ada penelitian yang baik tentang cuka untuk jerawat. Jadi, meskipun Anda dapat mengendalikan bakteri di lab, cuka sari apel memiliki efek berbeda pada bakteri di kulit Anda. Yang terpenting, cuka sari apel mengandung asam asetat, bukan asam salisilat atau glikolat yang melawan jerawat.
3. Gangguan sel kulit
Seperti diketahui, cuka sari apel kaya akan asam sitrat yang secara alami setara dengan lemon. Alasan mengapa cuka sari apel tidak bisa dioleskan langsung ke wajah adalah karena menimbulkan ruam pada kulit yang menyebabkan iritasi. Hindari penggunaan cuka sari apel pada kulit sensitif dan luka terbuka.
4. Membuat kulit wajah terbakar
Cuka sari apel mengandung banyak bahan kimia, sehingga dalam jangka panjang bisa menyebabkan luka bakar ringan di wajah Anda. Apalagi cuka sari apel digunakan setiap hari, dan inilah yang menyebabkan pembuluh darah di sekitar wajah.
Itulah bahaya apel cuka untuk wajah yang bisa indcantik sampaikan semoga bermanfaat.
